Imbas Coronavirus, Partai Demokrat Geser Konvensi

0
248

Rangkaian pemilihan pendahuluan presiden AS akan berakhir di negara bagian New York, negara bagian yang saat ini merupakan episentrum coronavirus.

Sedang seru-serunya, pemilihan pendahuluan (preliminary election) presiden Amerika Serikat diinterupsi oleh cepat dan ganasnya penyebaran virus corona. Akibatnya, sejumlah agenda pun digeser. Partai Demokrat, misalnya, memundurkan jadwal konvensi nasional dari semula Juli menjadi Agustus.

Photo: Alexandra Koch/Pixabay

Selain itu, sejumlah negara bagian juga terpaksa memundurkan jadwal primary, kaukus, dan konvensi. Sejumlah negara bagian juga mengubah tata cara pemberian suaranya, dari semula pemilihan di tempat pemungutan suara menjadi pemilihan melalui pos.

Rangkaian pemilihan pendahuluan Amerika Serikat bergulir sejak 3 Februari, dimulai dari kaukus di negara bagian Iowa. Namun, sejak akhir Maret hingga awal April, Amerika Serikat telah menjadi episentrum coronavirus, dengan jumlah orang terinfeksi terbanyak di dunia, begitu pun dengan jumlah orang yang mati.

Tom Perez, Ketua Komite Nasional Demokrat, yang bertanggung jawab menyelenggarakan konvensi Partai Demokrat, mengatakan partainya akan beradaptasi dengan keadaan. “Pada akhirnya, kesehatan dan keselamatan peserta konvensi dan warga Milwaukee harus menjadi prioritas utama kami,” katanya seperti dikutip kantor berita Associated Press (AP).

Kita harus mendengarkan para saintis.

Joe Biden

Tom memperkirakan partainya menggelar konvensi 17 Agustus. Tempatnya tetap di The Fiserv Forum, Milwaukee, negara bagian Wisconsin. Pemilihan waktu itu membuat konvensi dua partai besar di Amerika menjadi berdekatan. Partai Republik telah menjadwalkan menggelar konvensi pada 24-27 Agustus, di The Spectrum Center, Charlotte, negara bagian North Carolina.

Joe Biden, capres Partai Demokrat yang sedang leading, mengatakan dalam kondisi perang saudara maupun Perang Dunia II, Amerika tetap berhasil menyelenggarakan berbagai tahapan pemilunya. Namun, khusus untuk terjangan wabah covid-19, Biden mengatakan sulit membayangkan konvensi bisa tetap digelar Juli.

“Kita harus mendengarkan para saintis,” kata Joe Biden, yang merupakan bekas wakil presidennya Barack Obama.

Photo: Geralt/Pixabay

Pemilihan pendahuluan Partai Demokrat maupun Partai Republik akan berakhir di negara bagian New York pada 23 Juni mendatang. Berdasarkan jadwal semula, kedua partai menggelar primary di New York pada 28 April. Namun, situasi New York yang memburuk, bahkan menjadi episentrum coronavirus di Amerika, memaksa even politik tersebut digeser sampai jauh.

Selain di New York, Partai Demokrat juga telah menggeser jadwal primary di Ohio dari semula 17 Maret menjadi 28 April; Puerto Rico dari 29 Maret menjadi 26 April; Georgia dari 24 Maret menjadi 19 Mei; Connecticut, Maryland, Delaware, Pennsylvania, dan Rhode Island dari 28 April menjadi 2 Juni; Indiana dari 5 Mei menjadi 2 Juni; West Virginia dari 12 Mei menjadi 9 Juni; Lousiana dari 4 April menjadi 20 Mei; dan, Kentucky dari 19 Mei menjadi 23 Juni.

Penggeseran lainnya terjadi terhadap batas waktu pengiriman surat suara melalui pos. Seperti Alaska, dari 4 April menjadi 10 April; Wyoming, dari 4 April menjadi 17 April; Hawaii, membatalkan pemilihan pada 4 April dan memperpanjang waktu pengiriman surat suara melalui pos hingga 22 Mei.

Tunda pemungutan suara, perpanjang waktunya, lakukan melalui pos.

Bernie Sanders

Yang tetap nekad menggelar pemilihan pendahuluan di tengah merebaknya wabah, adalah negara bagian Wisconsin. Partai Demokrat tetap menggelar primary di sana pada Selasa, 7 April.

Sebelumnya, Bernie Sanders, telah menyeru warga Wisconsin tak dipaksa ke TPS. “Jangan paksa mereka mempertaruhkan nyawa. Tunda pemungutan suara, perpanjang waktunya, dan pemungutan suara harus sepenuhnya dilakukan melalui pos,” tandasnya.

Wisconsin sendiri adalah basis pemilih Sanders. Dalam primary Wisconsin, empat tahun lalu, Sanders berhasil mengalahkan Hillary Clinton.

Biden dan Trump unggul

Hingga awal April, Biden masih unggul dengan 1.217 delegasi. Sedangkan pesaing terdekatnya, Bernie Sanders baru mengumpulkan 914 delegasi. Di Partai Demokrat, seorang kandidat butuh minimal 1.991 delegasi untuk memenangkan nominasi. Untuk Partai Demokrat, masih ada 26 tempat lagi yang harus menyelenggarakan pemilihan pendahuluan pada April sampai dengan Juni.

Sedangkan, di kubu Partai Republik, Donald Trump hampir pasti akan memenangkan nominasi. Karena, dia bahkan sudah melampaui jumlah delegasi yang dibutuhkan untuk memenangkan nominasi capres. Berdasarkan data yang dirilis AP, sang petahana sudah meraih 1.339 delegasi. Sedangkan, jumlah delegasi minimal untuk memenangkan nominasi di The Grand Old Party adalah 1.276.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here