Hanya Sembilan Partai Berhasil Masuk Senayan

0
418

Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, hanya sembilan yang berhasil meraih kursi DPR. Itu karena hanya sembilan partai itulah yang melampaui ambang batas parlemen (parliamentary threshold) empat persen. Sedangkan, tujuh partai lainnya, belum berhasil masuk Senayan.

Photo: Mohamed Hassan/Pixabay

Ambang batas parlemen dalam Pemilu 2019 itu diatur dalam Pasal 414 ayat (1) UU No 7/2017 tentang Pemilu: “Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR.”

Setelah ambang batas parlemen diterapkan kepada 16 partai politik peserta pemilu, maka jumlah suara sah yang bisa dikonversi menjadi kursi menyusut dari semula 139.971.260, menjadi 126.376.418, atau berkurang sebanyak 13.594.842 suara. Suara sebanyak 126.376.418 adalah milik sembilan partai yang lolos ambang batas parlemen, sedangkan suara sebanyak 13.594.842 adalah milik tujuh partai yang tidak berhasil melampaui ambang batas parlemen.

Dengan suara sah sebanyak 126.376.418 tersebut, maka persentase perolehan suara sembilan partai yang lolos ambang batas parlemen terhadap keseluruhan suara sah yang dikonversi menjadi kursi, menjadi sebagai berikut: Partai Kebangkitan Bangsa, 10,74 persen; Partai Gerindra (13,92 persen); PDI Perjuangan (21,41 persen); Partai Golkar (13,63 persen); Partai Nasdem (10,02 persen); Partai Keadilan Sejahtera (9,09 persen); Partai Persatuan Pembangunan (5,00 persen); Partai Amanat Nasional (7,57 persen); dan Partai Demokrat (8,61 persen).

Tidak berubah

Karena dalam proses sengketa hasil pemilu di MK tidak ada perubahan terhadap hasil rekapitulasi penghitungan suara anggota DPR, maka tidak ada perubahan hasil pemilu anggota DPR dibanding yang ditetapkan pada 21 Mei 2019, dengan Keputusan KPU Nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, Secara Nasional dalam Pemilu 2019, pada tanggal 21 Mei 2019.

Suara dan Kursi Sembilan Partai yang Berhasil Masuk Parlemen

Meski demikian, KPU baru menetapkan hasil Pemilu Legislatif 2019 tiga pekan  setelah turunnya putusan MK. Baik itu penetapan perolehan suara peserta pemilu (partai politik dan perseorangan calon anggota DPD), penetapan perolehan kursi setiap partai politik, maupun penetapan calon terpilih anggota DPR, ditetapkan pada 31 Agustus 2019.

Alasan penundaan penetapan hasil pemilu legislatif tersebut dilakukan karena KPU masih perlu mengawal pelaksanaan 12 putusan MK yang mengabulkan sengketa hasil pemilu tingkat DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Apalagi, dalam amar putusannya, MK tak hanya menetapkan hasil penghitungan suara yang benar, tetapi juga memerintahkan pemungutan suara ulang dan penghitungan suara ulang di hampir setengah daerah pemilihan yang hasil pemilunya diperselisihkan.

Setelah semua proses tindak lanjut putusan MK tersebut selesai, KPU melakukan rapat pleno dan menetapkan hasil pemilu legislatif, dengan empat keputusan KPU, sebagai berikut:

EMPAT KEPUTUSAN HASIL PEMILU LEGISLATIF

  • Keputusan KPU Nomor 1316/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 tentang Penetapan Ambang Batas Perolehan Suara Sah Secara Nasional dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Ujum Tahun 2019 yang Memenuhi dan Tidak Memenuhi Ambang Batas Perolehan Suara Sah Secara Nasional dalam Penentuan Perolehan Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.
  • Keputusan KPU Nomor 1317/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Tahun 2019.
  • Keputusan KPU Nomor 1318/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.
  • Keputusan KPU Nomor 1319/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Daerah dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here